Pertanyaan umum
Cara kerja detektor dan kebijakan yang kami pakai.
Bagaimana detektor menilai sebuah teks ditulis AI atau tidak?
Tulisan dari model bahasa biasanya lebih mudah ditebak kata demi kata, dan panjang kalimatnya terasa rata secara tidak wajar. Detektor mengukur dua sinyal itu — keterdugaan dan keseragaman kalimat — lalu mengubahnya menjadi skor dugaan AI.
Seberapa akurat hasilnya?
Tidak ada detektor AI yang 100% akurat. Skor di sini adalah sinyal rujukan, bukan vonis: tulisan manusia bisa saja tinggi, tulisan AI bisa saja rendah. Sebelum menyerahkan sesuatu yang penting, pakai hasilnya sebagai bahan pertimbangan dan periksa sendiri naskahnya.
Apakah tulisan saya akan lolos detektor tertentu, misalnya milik kampus?
Kami tidak bisa menjanjikan lolos dari detektor mana pun di luar sini. Tujuannya mengurangi pola yang tampak seperti tulisan AI; apakah sebuah pemeriksa menandainya tetap bergantung pada pemeriksa itu dan pada naskahnya.
Sebenarnya fitur memperhalus tulisan itu bekerja bagaimana?
Maknanya dipertahankan, susunan kalimatnya ditulis ulang agar terdengar lebih wajar dalam bahasa Indonesia: akhiran kalimat yang berulang, kata sambung yang mudah ditebak, dan irama kalimat yang terlalu rata khas tulisan AI dikurangi.
Apakah teks yang saya tempel disimpan?
Teks diproses untuk menjalankan pemeriksaan atau koreksi dan tidak dibagikan untuk keperluan di luar menjaga layanan tetap berjalan. Rinciannya ada di kebijakan privasi.
Apa saja yang bisa dipakai gratis?
Dengan masuk lewat Google, Anda dapat satu kali cek detektor AI gratis setiap hari. Penghitung kata, pembuat sitasi, dan mode gratis alat tata bahasa serta parafrase sama sekali tidak memerlukan kredit.
Bisakah saya membeli kredit dari Indonesia?
Untuk saat ini belum. Pembayaran diproses penyedia asal Korea dan ditagih dalam won Korea, jadi menyelesaikan pembelian memerlukan metode pembayaran Korea. Detektor gratis dan alat gratisnya tetap bisa dipakai dari mana saja.